Saturday, 30 January 2010

Resep Masakan Korea Bibimbap


Orang Korea biasanya makan nasi dan sup bersama lauk-pauk lainnya. Bibimbab adalah makanan yang mencampurkan nasi dan lauk-pauknya. Pada zaman dahulu masyarakat Korea memakan Bibimbab dari sisa makanan sesajen dengan dibumbui kecap asin, minyak wijen, dan bumbu lain seusai selamatan. Kebiasaan ini menjadi asal usul Bibimbab sekarang. Oleh sebab itu disuatu daerah Bibimbab disebut sebagai Jeasabab yang berarti, makanan sesajen. Bibimbab disebut Goldongban pada zaman kerajaan Chosun. Kata Goldong memiliki arti, barang lama atau barang yang terdiri atas bermacam-macam bahan sehingga Goldongban bermakna, nasi dengan berbagai jenis bahan-bahan. Sementara pada malam hari terakhir setiap bulan Desember masyarakat Korea menyantap Bibimbab dengan makna, sisa makanan tidak dibawa ke tahun baru.

Bahan Bahan Untuk Membuat Bibimbap


Bahan Yang Dibutuhkan
  • 150 gram nasi putih
  • 100 gram zukini
  • 20 gram wortel
  • 10 gram Gosari
  • 10 gram Doraji
  • 1 lembar jamur shitake
  • 20 gram toge
  • 1 butir telur
  • 20 gram daging sapi
Bumbu Daging Sapi
  • 1 sdt kecap asin
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 sdt minyak wijen,
Saus
  • 1 sdm air
  • 2 sdt Gochujang
  • 1 sdt madu
  • 1 sdt bawang putih cincang halus
  • 30 gram daging sapi giling
  • 1 sdt minyak wijen
Cara Membuat Bibimbap
  • Potong zukini, wortel, jamur shitake, Gosari, dan Doraji dengan ukuran 5  lalu digoreng masing-masing.
  • Rebus sebentar toge dan Doraji dengan sedikit garam lalu diperas dan dipotong 5
  • Goreng daging sapi yang dipotong dengan ukuran 5 dan dibumbui,
  • Buat telor mata sapi setengah matang.
  • Buat Saus Gochujang dengan menggoreng semua bahan bumbu sampai berkilau.
  • Tempatkan nasi dalam mangkuk besar, letakkan masing-masing bahan dengan melingkari nasi. 1 sdm saus Gochujang dan telor mata sapi ditempatkan di atasnya.
Tips
* Rebus toge dengan menutup panci atau tidak menutup sejak awal supaya tidak berasa amis
* Kalau daging sapi dibumbui sebelumnya, daging akan terasa lebih wangi dan rasa Bibimbab akan menjadi lebih nikmat
* Daging sapi akan menjadi keras kalau digoreng lama. Lebih baik menggorengnya di atas api besar dengan sebentar. Sayur digoreng di atas api sedang selama 1 menit
* Semua bahan Bibimbab dicampurkan dengan sumpit
* Jikalau bahan sayur Bibimbab itu tidak ada, boleh memakai sayur yang anda sukai
* Jika tidak ada Gochujang, kecap asin boleh menggantikannya
                                               Sumber

Friday, 29 January 2010

Resep Membuat Kue Wajik

Siapa tak kenal Kue Wajik yang satu ini, Kue dari beras ketan yang merupakan salah satu makanan ringan tradisional yang telah lama dikenal di Indonesia terutama di jawa dan bali. Rasanya manis, legit dan bisa bikin kenyang.
     Kue wajik mudah ditemukan saat ada acara hajatan dan juga saat lebaran di daerah daerah pedesaan sebagai jamuan tamu. Di hari biasa Kue Wajik ketan paling mudah ditemukan di Jawa Tengan terutama di Kota Magelang sebagai oleh oleh khas kota tersebut Meskipun didaerah lain di indonesia juga ditemukan aneka jenis wajik lain untuk oleh oleh seperti wajik bandung, wajik kelapa, wajik kletik bahkan ada pula wajik jagung.
     Wajik ketan memiliki beberapa varian rasa diantaranya wajik ketan gula merah yang memiliki rasa paling legit kemudian kue wajik gula pasir dan juga kue wajik pandan yang tidak menggunakan gula merah. Untuk membuat wajik ketan tidak terlalu sulit tapi membutuhkan tenaga dan kesabaran terutama pada saat mengaduk adonan wajik. Cara membuat kue wajik ketan masih menggunakan cara dan bahan yang sederhana sehingga rasanya tetap terjaga. Berikut resep membuat kue wajik ketan.

Bahan Resep membuat kue Wajik :

    beras ketan putih 500 gram (rendam 3 jam, tiriskan)
    kelapa 1 butir ( buat santan 500 ml )
    gula merah / Gula jawa 200 gram
    gula pasir 2 sendok makan
    daun pandan 3 lembar , sobek-sobek, buat simpul

Cara Membuat Kue Wajik :

  • Kukus ketan selama setengah masak siram dengan air panas, angkat, dinginkan. Kemudia Kukus lagi sampai Matang.
  • Panaskan santan, gula jawa dan gula pasir serta daun pandan hingga mendidih dan kental berminyak kemudian kecilkan apinya.
  • Sambil diaduk Masukkan ketan lalu masak sampai matang dan santan terserap semuanya. Ketan harus terus diaduk sampai rata rekat dan kering agar ketan tidak hancur dan gosong.
  • Tuangkan wajik ketan diatas tampah yang dilapisi daun pisang kemudian ratakan dan dinginkan. Terakhir potong sesuai selera, sajikan diatas piring, wajik ketan siap dinikmati.
    Memang Sungguh istimewa kue wajik ketan ini, rasanya yang khas membuat kue wajik masih tetap exis sampai sekarang. Meskipun berbagai jenis jajanan dan makanan modern mulai banyak bermunculan. Semoga Resep Kue wajik ini bisa menjadikan kue wajik tetap lestari. Jangan Lupa untuk mencoba dirumah dan semoga bermanfaat.



                                     Sumber