Thursday, 19 August 2010

Nasi Cepat Basi? Ini Solusinya!

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Yup, kalau nggak makan nasi, belum kenyang rasanya. Nah, apa jadinya kalau nasi tiba-tiba jadi basi keesokan harinya?
Nggak jadi makan dooong. Hehehehe..

1. Saat memasak nasi satu liter berilah air perasan jeruk nipis satu buah. Selain nasi tidak menjadi basi, nasi terlihat lebih putih dibanding tidak diberi jeruk nipis.

2. Kalau mau menaruh nasi yang baru matang di tempat nasi, jangan langsung ditutup. Agar uap air dari nasi tidak menetes lagi ke nasi.

3. Jika memasak nasi di rice cooker, taruh serbet bersih di antara tutup rice cooker agar uapnya bisa diserap dan tidak menyebabkan basi. Bila serbet sudah terlampau basah, ganti dengan serbet yang baru.

4. Kalau masih ada nasi sisa, sebaiknya diolah menjadi makanan berbahan dasar nasi, misalnya nasi goreng, omelet nasi gulung, atau resep lain kreasi Anda.

5. Cara praktis: masaklah nasi sesuai takaran penghuni rumah. Dengan begitu, selain nasi tidak basi, Anda juga nggak membuang-buang makanan kan? :)


Sumber 

Wednesday, 18 August 2010

Inilah Beda Mentega, Margarin dan Butter

Secara fisik memang ketiga benda di atas tidak terlihat ada perbedaan, namun kalo kita telusur asal muasalnya masing-masing, baru kita tahu bagaimana membedakannya.

Mentega

Berasal dari lemak hewan. Mentega yang terbuat dari lemak hewan biasanya mengandung lebih banyak lemak jenuh / saturated fats(66%) dibanding lemak tak jenuh / unsaturated fats-nya (34%). Lemak jenuh ini biasanya berhubungan dengan tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Mentega biasanya mengandung vitamin A, D, protein dan karbohidrat.

 Margarine
Margarin berasal lemak tumbuh-tumbuhan. Margarine dibuat dari minyak tumbuh-tumbuhan yang di hydrogenasi (atom hidrogen ditambahkan ke minyak). Dalam proses tersebut biasanya juga akan terjadi perubahan struktur beberapa polyunsaturated fatty acids (asam lemak tak jenuh) menjadi "trans fatty acids". Menurut para peneliti, "trans fetty acids" ini aksinya mirip sekali dengan lemak jenuh/saturated fats.

Karenanya dikatakan mungkin trans fetty acids ini memiliki kemungkinkan terhadap kontribusi di kejadian tekanan darah tinggi dan heart disease. Para peneliti biasanya memberikan tips agar memilih produk margarin yang lebih lembut dan konsistensinya mirip sekali dengan liquid. Dengan memilih produk margarin seperti ini diharapkan kandungan trans fetty acids-nya dapat diminimalisir. Margarin biasanya diperkaya dengan vitamin A dan beberapa
vegetables oil adalah sumber vitamin E.

Butter


Butter berasal dari cream (susu). Biasanya kandungannya hanya cream dan salt (untuk salted butter). Karena bahan dasarnya cream, maka bila disimpan lama di suhu ruang akan lumer. 
Semua jenis fat baik dari mentega, margarin maupun butter biasanya oleh ahli nutrisi tetap didefinisikan sebagai produk berkalori tinggi. Karenanya dianjurkan untuk seminimal mungkin dikonsumsi. Beberapa produsen margarin dan butter juga ada yang memodifikasi sedemikian rupa sehingga tercipta produk yang agak "rendah kalori".

Sumber