Friday, 7 September 2012

Durian Bakar




Bandung - Durian, bagi penikmat raja buah ini, olahan apapun selalu menarik untuk diburu. Ide-ide segar dari produsen kuliner pun semakin kreatif untuk mengkreasikan durian menjadi makanan unik.

Salah satu olahan durian di Bandung adalah durian bakar 'asoy'. Jika biasanya durian dikenal menjadi olahan es krim durian, atau supp buah campur durian, kali ini durian disantap dengan suhu hangat.

Sang pemilik ide, Sonny, awalnya terinspirasi dari kelapa bakar. Kemudian ia terpikir untuk membuat durian bakar.

Mulanya, durian dibakar utuh bersama kulitnya yang tajam. Namun karena prosesnya memakan waktu lama sementara pelanggan terus berdatangan, akhirnya ia menggunakan alumunium foil yang digunakan untuk membungkus durian. Kemudian durian tersebut dibakar di dalam oven.

"Cita rasa antara durian yg dimakan langsung dengan yang tidak sama saja sebetulnya. Hanya lebih hangat, teksturnya juga jadi lebih lembut," ujar Sonny saat ditemui di kiosnya, Jalan Pasteur Bandung.

Benar saja, saat disantap rasa durian ini tidak berubah. Tetap manis dan legit. Sensasi hangat dan lembutnya tekstur durian menambah pengalaman baru menyantap durian dengan cara yang berbeda.

Tak hanya durian saja, satu porsi durian bakar Asoy diberi nasi ketan, kelapa muda, dan gula, krimer dan potongan buah.

"Kita kasih buah kiwi atau anggur. Cari buah yang rasanya sedikit segar agar tidak terlalu manis," tambahnya.

Kedai durian bakar yang sudah ada sejak 2 tahun lalu ini juga menyediakan ketan duren, es duren, dan bajigur duren. Satu porsi durian bakar, dibanderol Rp 20 ribu. Coba yuk!
                            Sumber

Thursday, 6 September 2012

Nangkring Sambil Menikmati Kopi Plus Kue Balok




Bandung - Bosan nangkring di kafe dengan menu Western, Jepang, dan lainnya? Yuk sesekali nongkrong di jongko pinggir jalan sambil menikmati kopi, atau minum teh ditemani camilan kue balok.

Di bilangan Jalan Cihapit, Bandung, tepatnya di depan Warung Sate Cihapit, berdiri sederhana jongko Kue Balok Mang Uju. Hanya merogoh kocek mulai Rp 1.200 hingga Rp 5.000, segelas kopi orisinil dan kue balok siap disantap.

Kue Balok Mang Uju tak hanya menyajikan kue balok orisinil. Beberapa kue balok dengan topping seperti stroberi, kiwi, choco chip, dan nanas bisa dipilih sesuai selera.

"Resep dasarnya memang resep kue balok jaman dulu. Diolah sedikit modern dengan bahan yang lebih berkualitas. Kemudian saya variasikan dengan topping agar lebih menarik," kata Fahmi pemilik Kue Balok Mang Uju kepada detikbandung.

Selain kue balok, ada sederet minuman tradisional sebagai teman menyantap kue balok. Seperti kopi jos, kopi tiktok, bandrek dan bajigur.

"Kopi tiktok ini orisinil. Pengolahannya baik sehingga tidak akan menyakiti lambung," ujar Fahmi.

Satu buah kue balok orisinil dibanderol Rp 1.200 sedangkan yang memakai topping dibanderol Rp 1.500. Kue Balok Mang Uju buka dari pukul 06.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Tempat ini bisa jadi alternatif sarapan atau tempat nongkrong di malam hari.

                                         Sumber