Thursday, 20 August 2009

Ayam Tim Rempah


BAHAN

  • 1 ekor ayam ukuran sedang, potong 8 bagian
  • 3 siung bawnag putih
  • 1 sdt garam
  • 4 sdm minyak goreng
  • 2 buah bawang Bombay ukuran sedang, cincang halus
  • 2 sdt garam ekstra
  • 4 btg serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
  • 550 ml air hangat
  • 1 btr kelapa agak tua
  • 2 buah jeruk lemon, peras airnya

Ingredients 2


  • 15 buah cabai merah
  • 2 cm kunyit
  • 15 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 10 butir kemiri, sangrai
  • 1 sdm terasi udang, bakar

Directions

  1. Haluskan bawang putih dan garam, kemudian lumurkan pada daging ayam secara merata selama 20 menit atau sampai bumbu meresap.
  2. Kerik kulit ari kelapa kemudian parut kasar, tuangi 200 ml air hangat dan ambil santan kentalnya, sisihkan. Kemudian ambil juga santan encernya menggunakan air yang tersisa, sisihkan.
  3. Tumis bawang Bombay hingga harum dan berwarna kekuningan, masukkan bumbu halus, garam dan 50 ml santan encer, masak hingga mendidih sambil sesekali diaduk rata.
  4. Masukkan ayam dan serai ke dalam tumisan, masak hingga mendidih dan ayam berubah warna sambil sesekali diaduk rata.
  5. Tuang sisa santan encer dan lanjutkan memasak hingga mendidih, tambahkan santan kental dan kecilkan apinya, masak hingga ayam benar-benar matang dan santan mengental dan berminyak sambil sesekali diaduk secara merata agar santan tidak pecah.
  6. Angkat dan tambahkan air jeruk lemon, aduk sebentar secara merata dan sajikan kari ayam dengan roti jala.

                                            Sumber


Wednesday, 19 August 2009

Kuliner Gunung Rinjani

Menjelajahi Gunung Rinjani, tentulah butuh energi besar. Dua menu khas Desa Senaru di kaki Gunung Rinjani ini patut menjadi sajian pengisi perut Anda.

Pernah menjajal menu yang menggunakan batang pisang? Di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok, ada satu menu yang menggunakan bahan ini. Sayur ares namanya.

"Biasanya sayur ares dihidangkan saat acara perkawinan dan acara adat,
Di Senaru, batang pisang yang diolah sayur ares bukanlah berasal dari pohon pisang yang sudah berbuah. batang pisang dari pohon yang sudah panen tidak menghasilkan rasa sayur ares yang nikmat.

Pohon pisang sengaja ditanam hanya untuk diambil batangnya yang masih muda, berumur sekira 3-4 bulan. Biasanya, pisang yang ditanam adalah pisang emas ataupun pisang kepok. Satu porsi sayur ares membutuhkan 3-4 batang pohon pisang.

Cara membuatnya mudah saja. Batang pohon pisang yang telah diambil kemudian dipotong-potong kasar sambil dibersihkan serat-seratnya. Rendam dalam air garam sekira 15 menit. Tiriskan.

Bumbu-bumbu yang diperlukan, adalah kemiri, bawang putih, bawang merah, cabai rawit, cabai merah besar, lengkuas, jahe, lada, garam, dan terasi. Haluskan semua bumbu. Tak ketinggalan, air kaldu daging dan santan. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan santan, masak sekira 30 menit, dan angkat bila sudah matang.

Ada lagi satu menu yang biasanya mendampingi sayur ares pada acara- acara spesial. Namanya jejeruk, yang bahan utamanya adalah daun singkong dan daun pepaya muda.

Cara mengolahnya pun tidak rumit. Daun pepaya dan daun singkong muda direbus hingga matang. Kemudian, cincang halus kedua daun. Sementara itu, rendam kecambah di dalam air dingin hingga cukup lunak. Dibutuhkan juga potongan kasar dan parutan halus kelapa muda. Campurkan semua sayuran bersama bumbu halus yang sama dengan bumbu sayur ares.

Kedua sayur khas Lombok tersebut biasanya juga disajikan bersama sate luh-luh dan ayam pelecing. Sate luh-luh juga menggoda, aroma rempah dan bakaran ikan lautnya disajikan tanpa bumbu kacang ataupun bumbu kecap.



                                                             Sumber