Tuesday, 18 August 2009

Ragam Sambal Nusantara


Makan sambal ini memang kebiasaan yang turun temurun. Setiap daerah di Indonesia juga memiliki sajian khas sambal masing-masing. Tetap menggunakan cabai sebagai bahan utamanya, sambal yang berasal dari provinsi-provinsi Indonesia ini divariasikan sehingga menciptakan kombinasi rasa yang menggugah selera. Mau tahu apa saja sajian sambal nusantara?

1. Sambal Lado Mudo
Sambal khas Minang ini lebih dikenal dengan sebutan sambal ijo karena memang warnanya yang hijau didapat dari penggunaan cabai hijau dan tomat hijau yang direbus bersama dengan bawang merah serta bawang putih. Setelah matang kemudian tambahkan sedikit garam lalu haluskan dan masukkan ke dalam penggorengan dengan minyak panas. Sambal ini selalu tersedia di setiap rumah makan Padang dan cocok dimakan dengan nasi, daun singkong rebus serta lauk pauk khas daerah Sumatera Barat lainnya.
2. Sambal Dabu-Dabu
Sambal asal Manado ini terkenal sangat pedas karena terdiri dari potongan cabai rawit yang agak besar. Cabai tersebut dicampurkan dengan tomat dan bawang merah yang sudah dipotong-potong lalu diberi perasan jeruk nipis, garam dan sedikit minyak sayur. Sambal ini sangat cocok dimakan dengan ikan bakar atau seafood.
3. Sambal kacang
Terbuat dari kacang dan cabai yang ditambahkan dengan sedikit kecap, gula merah dan garam. Biasanya dimakan dengan mendoan, otak-otak, tahu isi atau nasi uduk. Sambal ini juga disebut sambal pecel oleh orang-orang Jawa Tengah dan biasa dicampurkan dengan pecel yaitu sayur-sayuran yang sudah direbus hingga layu.
4. Sambal kecap petis
Sambal ini berasal dari daerah Jawa Timur. Cara membuatnya sangat mudah, yaitu dengan mengulek kasar bawang putih, cabai rawit, petis udang dan sedikit garam lalu tambahkan kecap manis. Biasanya disantap sebagai teman makan ikan bandeng atau tempe mendoan.
5. Sambal matah
Cara membuat sambal khas Bali ini hampir sama dengan sambal dabu-dabu. Anda hanya cukup mengiris-iris halus bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, daun jeruk purut dan bagian berwarna putih yang diambil dari batang serai. Beri air perasan jeruk limau. Setelah itu panaskan minyak, lalu goreng terasi hingga harum. Angkat kemudian aduk dengan bahan lainnya hingga rata.
                             
                                                              Sumber

Monday, 17 August 2009

Ketupat Tahu Bandung

merupakan salah satu makanan khas dari bandung yang sudah menasional. yaa,kupat tahu memang sangat di gemari oleh banyak kalangan. baik mahasiswa, pelajar maupun karyawan. karena selain enak harganya juga murah. bagi para pembaca yang ingin membuat kupat tahu sendiri tapi belum tahu resep atau cara membuat nya silahkan ikuti langkah - langkah berikut ini dan siapkan bahan - bahanya 

Bahan :
- 10 buah ketupat @100gr
- 10 ptg (500gr) tahu kuning, digoreng
- 3 butir telur rebus, diiris bundar
- 250 gr toge panjang direbus sebentar
- 2 sdm bawang goreng
- 100 gr kerupuk merah


Bumbu kacang:
- 250gr kacang tanah, digoreng
- 100gr gula merah
- 1 iris kecil kencur, digoreng
- 1 sdm bawang putih goring
- 100 ml air asam
- 300ml santan
- 5 sdm kecap manis
- Garam secukupnya
- Air jeruk limau sesuai selera
Sambal rawit:
20 buah cabai rawit, dihaluskan campur dengan garam.

Cara olah :
Bumbu kacang:
Haluskan kacang tanah, gula merah, kencur dan bawang putih goreng dengan menggunakan blender.
Campur adonan kacang tanah yang telah dihaluskan dengan blender bersama air asam dan santan, aduk hingga rata, lalu masak dalam panci hingga mendidih, tambahkan kecap manis, garam dan air jeruk limau, aduk rata, angkat, sisihkan.
Ambil piring saji, letakkan ketupat, tahu, telur dan toge, lalu siram dengan bumbu kacang, atasnya beri taburan bawang goreng dan kerupuk merah.
Hidangkan bersama sambal rawit

                                                            Sumber