Tuesday, 2 April 2013

Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan

Bawang merah (Allium cepa L. Kelompok Aggregatum) Merupakan Tanaman yang digunakan sebagai penyedap pada makanan ini memiliki manfaat besar bagi kita misal nya ,di buat bawang goreng, membuat sambal,membuat sayur,pelengkap rasa,dan masih banyak lagi .



Tidak cuma itu Bawang Merah juga bermanfaat Bagi tubuh kita dan bisa mengobati penyakit, Di antara nya :


  1. Mengobati Batuk
  2. Menyembuhkan sakit kepala
  3. Melancarkan buang air Besar
  4. Rambut rontok
  5. Haid tidak teratur
  6. Demam Pada anak 
  7. Perut kembung pada anak
  8. Menyembuhkan penderita asma
  9. Menurunkan tekanan Darah dan kadar lemak
  10. Mengobati cacing Dan Wasir

Berikut Sebagian cara mengobati Penyakit :

Demam

Perut Kembung pada Anak-anak Ramuan: Umbi Bawang Merah (potong tipis) secukupnya Minyak Kelapa secukupnya Minyak Kayu Putih secukupnya Cara pembuatan: Diremas-remas. Cara pemakaian: Minyak tersebut dioleskan pada perut yang kembung, seluruh badan, kaki, dan tangnn pada anak yang demam.


Batuk


Siapkan umbi bawang merah 4 gram, daun poko segar 4 gram, daun sembung segar 4 gram, herba segar 4 gram, buah adas 2 gram dan air 125 ml. Caranya dengan dipipis, dibuat infus atau pil dan dapat dipergunakan sehari sekali dengan diminum. Lama pengobatannya selama 14 hari.



Kencing Manis


Siapkan umbi bawang merah (dirajang) sebanyak 4 gram, buah buncis (dirajang) 15 gram, daun salam (dirajang) 10 helai dan air 120 ml. Caranya dibuat infus dan diminum sekali 100 ml. Lama pengobatannya 14 hari.


Dari hasil penelitian, ternyata ekstrak umbi Bawang Merah dengan dosis 250 mg/kg bb, menyebabkan penurunan kadar gula darah normal sebesar 23,46%,

Pada pemberian tolbutamid dosis 250 mg/kg bb secara oral, menunjukkan penurunan kadar gula darah normal sebesar 22,21%, dan pemberian air suling dengan takaran 5 ml/kg bb secara oral menunjukkan penurunan kadar gula darah normal sebesar 3,00%. Tri Purwaningsih, 1991. FMIPA Farmasi UI, 



efek protektif Bawang Merah pada kerusakan hati akibat karbon tetraklorida. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata Bawang Merah menghambat peningkatan GPT plasma dan kerusakan jaringan hati akibat CCl4.

                                              Sumber

Monday, 1 April 2013

Macaroons halal dan titik kritisnya

Macaroons, kue berbentuk bulan dan berukuran mini, kian diminati. Para penikmat kudapan akan mendapatkan sensasi luar biasa saat mengonsumsinya.
Kesan renyah saat menggigit bagian luar dan kelembutan berbalut almond saat lidah menyentuh bagian dalam kue. Macaroons adalah alternatif tepat untuk hidangan penutup.
Di Tanah Air, macaroons termasuk kategori jajanan yang diburu. Penggemar kue rela merogoh kocek Rp 7.000- Rp 9.000 per buah. Ini soal cita rasa dan selera. Harga tak jadi soal, berapa pun akan dibayar. 


Seperti jenis makanan atau minuman yang lain, macaroons juga memiliki titik kritis kehalalan. Pada prinsipnya, menurut Wakil Direktur LPPOM MUI, Ir Osmena Gunawan, bahan dasar macaroons relatif aman, baik dari segi kehalalan maupun ketayiban.
Meski demikian, tetap perlu dicermati tingkat kehalalannya, baik mencakup bahan maupun cara produksi. Apakah dengan cara halal atau tidak? katanya.
Bila diklasifikasikan, maka bahan-bahan itu ada dua kelompok, yaitu bagian luar kue dan isinya. Bahan kulit kue macaroons, antara lain, gula pasir, icing sugar, kastor gula, putih telur, tepung maizena, bubuk almond, garam halus, dan pasta.
Sedangkan, bahan dasar isi macaroons berupa putih telur, gula halus, air jeruk nipis, krim, atau cokelat bubuk sesuai dengan rasa yang diinginkan. Sebelum membeli dan melahap macaroons, ada beberapa titik kritis yang harus dicermati oleh konsumen Muslim.
Rasa manis macaroons terbuat dari gula pasir, icing sugar, dan caster sugar. Ketiga bahan ini aman karena diproduksi dari bahan alami tebu atau bit. Namun, titik kritis yang harus diwaspadai ialah proses pemurnian dengan menggunakan karbon aktif.

                                                   Sumber